Melihat Usaha Bonsai Milik I Wayan Barong Sukadi di Banjar Bonjaka, Sebatu, Tegallalang, Gianyar

641
Usaha bonsai I Wayan Barong Sukadi dibanjar Bonjaka, Tegallalang, Gianyar
Usaha bonsai I Wayan Barong Sukadi dibanjar Bonjaka, Tegallalang, Gianyar

Usaha bonsai milik I Wayan Barong Sukadi di banjar Bonjaka, Tegallalang, tidak asing dikalangan penghobi tanaman kerdil itu. Bahkan pernah bonsai miliknya laku sampai 25 juta.
Seperti apa?

OKA SURYAWAN, Gianyar

Dua orang terlihat sedang memegang pohon jepun setinggi kurang lebih 3,5 meter di areal bonsai Wayan Barong Sukadi. Pohon jepun tersebut dibeli warga Taro, Tegallalang untuk dijadikan. hiasan taman.

“ Saya jual agak murah. Biasanya jauh dari itu,” kata Wayan Barong Sukadi mengawali pembicaraan dengan balikawi.com, Rabu (10/6/2020).

Pria yang senang bicara blak-blakan itu menceritakan, selain menjual bonsai dirinya juga menjual pohon jepun tua.

“ Yang ini saya dapatkan diwilayah Kubu, Karangasem. Medannya lumayan berat,” kata pria yang oleh banyak orang lebih dikenal dengan sebutan Yan Barong itu.

Menurutnya, pohon jepun yang diperkirakan berumur 80 tahun lebih itu sudah dilihat oleh beberapa orang. Namun, dirinya belum melepas.

“ Masih menunggu yang berjodoh,” selorohnya.

Ditanya sejak kapan menekuni usaha bonsai, Wayan Barong mengaku sejak tahun 2004.

“ Tapi sejak kecil saya memang senang bonsai. Saya sering mencarinya ke tegalan,” ceritanya.

Selain mencari bonsai di Bali, Yan Barong mengaku mencari bonsai sampai ke Jawa Timur, khususnya wilayah Malang dan Jember.

Soal harga jual, menurutnya, semua tidak pasti. Kalaupun misalnya ada yang tawar mahal belum tentu dilepas. Tapi, ada juga yang minta murah langsung dilepas.

“ Kadang tergantung mood aja,” ceritanya.

Lantas siap saja yang meminati bonsai miliknya? Wayan Barong menyebut kalangan villa dan hotel.

“ Selain itu tentu penghobi bonsai,” sebutnya.

Lantas berapa harga bonsai paling mahal yang pernah dijual? Yan Barong mengaku pernah menjual sampai Rp 25 juta. Bahkan, saat ini ada satu bonsai jenis elegan yang juga dibandrol Rp 25 Juta.

“ Bonsai elegan ini saya rawat hampir enam tahun,” sebutnya.

Menekuni usaha bonsai, kata Yan Barong, sama dengan melatih kesabaran. Karena tanaman harus dirawat dengan sabar dan ikhlas.

Pelanggan Yan Barong kebanyakan dari wilayah Canggu dan Kuta. Dari pengamatan balikawi.com, bonsai Yan Barong terdiri dari berbagai jenis. Ada bonsai beringin, bonsai pule, bundut, bonsai elegan dan berbagai jenis lainnya.

Ditanya adanya pengalaman mistis saat mencari bonsai, Yan Barong hanya tersenyum ketus.

“ Yang jelas, saya selalu berdoa sebelum mengambil tanaman yang akan dijadikan bonsai,” sebutnya.***